PENINGKATAN KOMPETENSI KOREOGRAFI DAN MANAJEMEN PERTUNJUKAN BAGI PENGELOLA DAN ANGGOTA SANGGAR TARI TRADISIONAL DI KALIMANTAN SELATAN
Keywords:
Pengabdian Kepada Masyarakat, Sanggar Tari, Koreografi, Manajemen Pertunjukan, Pelestarian BudayaAbstract
Sanggar tari tradisional memiliki peran strategis dalam pelestarian dan pengembangan seni budaya daerah. Namun, keterbatasan kompetensi dalam pengembangan koreografi dan manajemen pertunjukan masih menjadi permasalahan utama yang dihadapi oleh banyak sanggar, termasuk Sanggar Tari Ayu Putri di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi koreografi dan kemampuan manajemen pertunjukan bagi pengelola dan anggota Sanggar Tari Ayu Putri. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, pelatihan, pendampingan, serta showcase dan evaluasi. Bentuk kegiatan meliputi pelatihan eksplorasi gerak tari tradisional, pelatihan manajemen produksi pertunjukan, pendampingan penciptaan karya tari, serta penyusunan dokumentasi dan portofolio digital sanggar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menyusun koreografi tari yang lebih kreatif dan terstruktur, meningkatnya kemampuan pengelolaan pertunjukan secara lebih profesional, serta terbentuknya satu karya tari yang dipresentasikan melalui pertunjukan mini. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan dokumentasi dan portofolio digital sebagai sarana promosi dan penguatan eksistensi sanggar. Kegiatan pengabdian ini berkontribusi terhadap pelestarian seni tari tradisional berbasis komunitas serta menjadi implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi.
References
Aryadana, K., & Yuda, A. (2026). Revitalisasi dan digitalisasi warisan budaya seni tari tradisional melalui platform edukasi digital sebagai upaya pelestarian bagi Generasi Z. Journal of Community Development and Empowerment, 2(4). https://doi.org/10.70716/jocdem.v2i4.726
Fahri, F. A., Rini, N. M., Annisa, O. N., & Erawan, B. (2024). Ronggeng Blantek dance learning to improve teenagers' interests and talents in Taringgul Tonggoh Village. Dedicated: Journal of Community Services, 2(2).
Hidayat, S. R., & Bisri, M. H. (2022). Pertunjukan manajemen Tirang Community dalam pertunjukan Mahakarya Legenda Goa Kreo. Jurnal Seni Tari, 11(2), 155–165. https://doi.org/10.15294/jst.v11i2.40170
Kalista, R. D., Kasmahidayat, Y., & Sudirman, A. (2025). Manajemen pertunjukan Wayang Wong Cirebon lakon Sumantri Ngenger di Sanggar Seni Setiya Negara. Ringkang: Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari.
Rany, M. O. (2024). Manajemen seni pertunjukan “Prodigy Student Performance” oleh Prodigy Music Academy. Repertoar Journal, 5(2), 179–192. https://doi.org/10.26740/rj.v5n2.p179-192
Sahnir, N., Jamilah, J., Makawi, F. E., Djirong, A., & Salawati, B. (2026). Pelatihan pemanfaatan virtual reality untuk digitalisasi tari tradisional Sulawesi Selatan pada guru sekolah dasar. Ininnawa: Jurnal Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.26858/4hefcn31
Sakhila, R. D., Fauji, M. R., & Kasmahidayat, Y. (2025). Traditional dance learning as an effort to introduce Sundanese culture in PAUD Riyadussholihin. Dedicated: Journal of Community Services, 3(1). https://doi.org/10.17509/dedicated.v3i1.62592
Suroto, S., Supriadi, S., & Nurhadi, M. (2021). Manajemen pertunjukan dalam ujian tugas akhir pementasan karya tari. Acintya, 12(2), 206–211. https://doi.org/10.33153/acy.v12i2.3584
Trisakti, T., Yanuartuti, S., & Anggoro, R. R. M. K. M. (2024). Traditional dance training as an effort to introduce Indonesian culture to Thai students. Javanologi: International Journal of Javanese Studies.
Wapa, A., Wijaksono, A., Azizah, S. N., & Zakiya, S. R. (2024). Preserving cultural heritage: Teaching the traditional dance Rerere dance to the younger generation in Sidorejo Village. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Banyuwangi, 2(1), 14–22. https://doi.org/10.57203/abdiwangi.v2i1.2024.14-22

