EVALUASI KAPUR TOHOR UNTUK NETRALISASI AIR ASAM TAMBANG DI KPL PIT BARAT

Penulis

Kata Kunci:

Air Asam Tambang, Kapur Tohor, Jar Test.

Abstrak

Dengan nilai pH yang rendah, air asam yang dihasilkan dari tambang harus dinetralkan sebelum dialirkan ke badan air. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pH air asam tambang di dalam dan keluar Kolam Pengendapan Lumpur Pit Barat, menentukan dosis kapur tohor yang diperlukan, dan mengevaluasi penggunaan kapur tohor dalam proses netralisasi. Penelitian dilakukan melalui pengukuran pH dari 10 hingga 31 Maret 2026; pengujian jar dengan variasi dosis kapur tohor; penggunaan regresi linear untuk menentukan dosis terbaik; dan perhitungan debit air untuk menghitung jumlah kapur yang diperlukan. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa pH masuk berkisar antara 4,93 dan 5,22 dengan rata-rata 5,10, sedangkan pH keluar berkisar antara 6,02 dan 6,15 dengan rata-rata 6,09. Nilai pH keluaran berada dalam kisaran baku mutu 6,0–9,0. Hasil uji jar menunjukkan pH 5,04; 5,31; 5,58; 5,86; dan 6,04 dengan dosis 0,00; 0,05; 0,10; 0,15; dan 0,20 g/L. Persamaan yang dihasilkan dari regresi linear adalah pH = 5,056 + 5,1X dengan R2 = 0,995, yang berarti dosis optimal adalah 0,19 g/L. Dalam praktiknya, perusahaan menggunakan 100 kg kapur per pompa, dengan debit memerlukan 92,34–242,29 kg kapur per hari. Oleh karena itu, proses netralisasi memiliki kemampuan untuk meningkatkan pH hingga memenuhi baku mutu, tetapi jumlah kapur yang sebenarnya mungkin tidak sebanding dengan jumlah yang diperlukan untuk hasil perhitungan.

Referensi

Akcil, A., & Koldas, S. (2006). Acid mine drainage (AMD): causes, treatment and case studies. Journal of Cleaner Production, 14(12-13), 1139–1145.

Ambarsari, S. I., Sunandar, S., & Muh Dedin Setiawan. (2023a). Kajian Pengolahan Air Asam Tambang Menggunakan Kapur Tohor (Ca(OH)₂) di Kolam Pengendapan Lumpur (Settling Pond). Mining Science and Technology Journal, 2(2), 91–96.

Gautama, R. S. (2014). Pembentukan, Pengendalian dan Pengelolaan Air Asam Tambang. Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan, Institut Teknologi Bandung.

Kusuma, A., Marsudi, & Yusuf, W. (2015). Rancang bangun alat pengolah air gambut sederhana sebagai solusi permasalahan air bersih masyarakat pedesaan. Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Tanjungpura, 1–10.

Lelboi, J., Kadaria, U., & Pramadita, S. (2024). Motor pompa DC sebagai mesin alat pengaduk pada proses koagulasi. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 12(3), 631–638.

Mosai, A. K., Cukrowska, E. M., & Tutu, H. (2024). Wetland processes affecting acid mine drainage mitigation and hydraulic retention time considerations. Journal of African Earth Sciences, 210(1), 105–114.

Naufal, R., & Asrifah, R. D. (2026). Efektivitas pengolahan aktif-pasif kapur dan wetland terhadap parameter pH dan mangan air asam tambang. Kurvatek, 11(1), 101–110.

Nurisman, M., Gautama, R. S., & Kusuma, G. J. (2012). Pengaturan dosis kapur tohor berdasarkan karakteristik fluktuasi air asam tambang harian. Jurnal Teknologi Pertambangan, 18(2), 45–52.

Nurwaskito, A., & Shanthy, N. (2025). Analisis karakteristik geologi pembentuk air asam tambang dan dampaknya terhadap fluktuasi KPL Pit Barat. Jurnal Sains Tambang Terpadu, 4(1), 78–86.

Otunola, B. O., & Mhangara, S. (2024). Active treatment techniques for acid mine drainage: A review on quicklime application. Environmental Science and Pollution Research, 31(8), 12140–12155.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 32.

Rahmi, N., & Saputra, D. A. (2023). Penilaian kualitas air asam tambang dan evaluasi waktu tinggal air di kolam pengendapan lumpur aktif. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Tambang, 6(2), 112–120.

Sari, S., & Shinthya, R. (2024). Analisis parameter utama kualitas air dan penentuan ambang batas baku mutu pengelolaan air asam tambang batubara. Jurnal Sains Lingkungan, 15(1), 34–42.

Sari, S., & Wahyuni, T. (2025). Evaluasi efisiensi pengolahan aktif air asam tambang menggunakan media bahan alkali kalsium oksida (CaO). Jurnal Teknologi Mineral, 12(1), 15–23.

Sugiyono. (2019). Statistika untuk Penelitian. Alfabeta.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-20