ANALISIS POTENSI BAHAYA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA KEGIATAN HAULING BATUBARA MENGGUNAKAN METODE HIRARC DI PT LEMATANG COAL LESTARI (LCL)
Kata Kunci:
HIRARC, hauling, keselamatan kerja, kesehatan kerja, potensi bahayaAbstrak
Kegiatan hauling batubara merupakan salah satu aktivitas utama dalam operasional pertambangan yang memiliki potensi bahaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang tinggi akibat keterlibatan alat berat, kondisi jalan angkut, serta faktor manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, dan menentukan upaya pengendalian risiko pada kegiatan hauling batubara di PT Lematang Coal Lestari (LCL) menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 10 potensi bahaya pada kegiatan hauling. Berdasarkan hasil penilaian risiko menggunakan metode HIRARC diperoleh 2 potensi bahaya (20%) berkategori High, 5 potensi bahaya (50%) berkategori Medium, dan 3 potensi bahaya (30%) berkategori Low. Risiko kategori High meliputi jalan licin, unit trouble, tanjakan curam, unit tergelincir, hambatan kapasitas penglihatan, dan operator kelelahan. Risiko kategori Medium meliputi kurang kewaspadaan dan debu, sedangkan risiko kategori Low meliputi kebisingan dan dampak lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi jalan angkut dan faktor manusia merupakan penyebab utama tingginya tingkat risiko pada kegiatan hauling. Upaya pengendalian risiko dilakukan melalui perbaikan dan pemeliharaan jalan angkut, inspeksi rutin kendaraan, penerapan batas kecepatan, pelatihan K3 secara berkala, pengawasan terhadap kepatuhan prosedur kerja, serta pengelolaan kelelahan operator. Penerapan metode HIRARC secara berkelanjutan diharapkan dapat menurunkan tingkat risiko kecelakaan kerja serta meningkatkan keselamatan dan produktivitas kerja di PT Lematang Coal Lestari
Referensi
Kementerian ESDM. (2021). Laporan Statistik Keselamatan Pertambangan Batubara Indonesia 2021. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.
Mario Kelvin1, Budhi Purwoko2, M. Khalid Syafrianto2. (2024). Analisis potensi bahaya dan pengendalian risiko pertambanga batu pada tahap muat angkut dan dumping di pt. sulenco wibawa perkasa kabupaten mempawah provinsi Kalimantan barat. Universitas Tanjungpura Pontianak, Vol II No I.
Setiawan, D. (2021). Analisis Risiko Kecelakaan di Area Tambang Terbuka. Jurnal Teknologi Pertambangan, 10(1), 22–33.
Sutanto, R., & Mulyadi, H. (2020). Manajemen Risiko Keselamatan Kerja di Industri Pertambangan. Jurnal K3 Indonesia, 7(2), 45–54


