ANALISIS RISIKO BAHAYA PADA KEGIATAN HAULING BATU BARA MENGGUNAKAN METODE HIRARC PADA PT SERVO LINTAS RAYA

Penulis

  • Sherly Desianti Universitas Prabumulih Penulis
  • Suhardiman Gumanti Universitas Prabumulih Penulis
  • Aris Susilo Universitas Prabumulih Penulis

Kata Kunci:

HIRARC; hauling batubara; identifikasi bahaya; penilaian risiko; keselamatan kerja

Abstrak

Keselamatan pada kegiatan pengangkutan batubara perlu diperhatikan karena aktivitas hauling melibatkan alat angkut berkapasitas besar, kondisi jalan yang dinamis, lingkungan kerja yang berubah, dan faktor manusia. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor penyebab bahaya, menganalisis tingkat risiko, serta mengevaluasi pengendalian risiko pada kegiatan hauling batu bara dari loading point menuju dumping point di PT Servo Lintas Raya. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner terhadap 10 responden. Identifikasi bahaya dilakukan pada aktivitas loading, hauling, dan dumping, kemudian tingkat risiko dinilai berdasarkan kemungkinan dan keparahan. Hasil penelitian menunjukkan 14 potensi bahaya yang terdiri atas 3 pada loading, 8 pada hauling, dan 3 pada dumping. Sebelum pengendalian terdapat 2 risiko ekstrem (14,29%), 2 risiko tinggi (14,29%), 4 risiko sedang (28,57%), dan 6 risiko rendah (42,86%). Risiko ekstrem terutama berkaitan dengan debu pekat yang mengurangi jarak pandang dan kelelahan operator. Pengendalian dilakukan melalui penyiraman jalan, perawatan jalan dan drainase, pemeriksaan unit, pengaturan zona aman, komunikasi radio, pemeliharaan tanggul, serta pengaturan jam kerja dan waktu istirahat. Setelah pengendalian, risiko ekstrem dan tinggi menjadi 0%, risiko sedang tetap 28,57%, sedangkan risiko rendah meningkat menjadi 78,57%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pengendalian yang diterapkan efektif dalam menurunkan tingkat risiko pada kegiatan hauling batu bara.

Referensi

Asof, A. (2023). Penguatan subgrade jalan tambang menggunakan geotekstil pada tambang batu bara. Jurnal Geoteknik dan Infrastruktur Tambang, 8(3), 201–210.

Akbar, R., Putra, D., & Widodo, A. (2022). Analisis geometri jalan angkut terhadap keselamatan dan efisiensi operasi hauling pada tambang terbuka. Jurnal Teknik Pertambangan Indonesia, 9(2), 115–123.

Askar, A., Nugraha, D., & Rahayu, S. (2022). Implementasi keselamatan dan kesehatan kerja dalam meningkatkan kinerja keselamatan di industri pertambangan. Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja, 14(1), 33–42.

Cooper, M. D. (2000). Towards a model of safety culture. Safety Science, 36(2), 111–136.

Fadila, R. (2023). Analisis risiko kecelakaan kerja pada aktivitas hauling batu bara. Jurnal Keselamatan Pertambangan, 5(2), 90–101.

Hakim, A. (2022). Penerapan sistem manajemen keselamatan pertambangan (SMKP) pada tambang terbuka. Jurnal Manajemen Keselamatan Pertambangan, 9(1), 15–27.

Manuaba, A. (2019). Manajemen risiko keselamatan dan kesehatan kerja. Jurnal Ergonomi Indonesia, 5(1), 1–10.

Mastam, R., & Sartika, D. (2023). Implementasi metode HIRARC dalam pengendalian risiko kecelakaan kerja pada industri pengolahan. Jurnal Keselamatan Industri, 7(2), 55–64.

Mawardi, R., & Santoso, W. (2022). Penilaian risiko keselamatan kerja menggunakan metode HIRARC pada industri pertambangan. Jurnal Rekayasa Tambang, 15(1), 88–96.

Mine Safety and Health Administration. (2022). Haul Road Safety Guidelines. United States Department of Labor.

Pratama, A., & Herwanto, D. (2021). Analisis risiko keselamatan kerja menggunakan metode HIRARC pada kegiatan operasional industri. Jurnal Keselamatan dan Kesehatan Kerja, 12(1), 45–54.

Putra, A., Harahap, Z., & Lestari, F. (2023). Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja berbasis HIRARC pada industri pertambangan. Jurnal Keselamatan Tambang, 10(1), 20–30.

Putri, A. (2025). Pengaruh pemeliharaan jalan angkut terhadap keselamatan dan produktivitas hauling. Jurnal Transportasi Tambang, 9(1), 10–21.

Raganingtyas, E., Prasetyo, A., & Lestari, D. (2023). Implementasi K3 dalam meningkatkan keselamatan kerja industri. Jurnal K3 Nasional, 11(1), 25–34.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-15