ANALISIS FAKTOR SWABAKAR PADA STOCKPILE COAL CRUSHING PLANT MUARA TIGA BESAR

Penulis

  • Rizqi Nur Habibi Universitas Prabumulih Penulis
  • Aris Susilo Universitas Prabumulih1 Penulis
  • Suhardiman Gumanti Universitas Prabumulih Penulis

Kata Kunci:

Swabakar; Batubara; Stockpile; Geometri; FIFO

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya swabakar pada tumpukan batubara di Temporary Stockpile Coal Crushing Plant (CCP) Site Muara Tiga Besar, PT Bukit Asam Tbk. Metode penelitian meliputi observasi lapangan, pengukuran langsung geometri timbunan, pemantauan suhu menggunakan thermocouple, serta analisis data sekunder berupa curah hujan dan kualitas batubara. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling untuk mewakili kondisi aktual di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi swabakar dipengaruhi oleh faktor internal, operasional, lingkungan, dan manajemen. Batubara MT-49 memiliki Total Moisture 24,70%–34,24% dan Volatile Matter 37,07%–43,06%. Geometri timbunan menggunakan pola Chevcon dengan tinggi 3 meter dan sudut slope 30°. Curah hujan bulan Maret mencapai 135,3 jam, sedangkan arah angin dominan berasal dari Utara. Pengukuran temperatur selama 15 hari menunjukkan suhu tertinggi 41,2 °C pada titik 2 dan 40,3 °C pada titik 5 pada minggu pertama, sedangkan minggu kedua mencapai 39,3 °C pada titik 5. Pada minggu ketiga mayoritas suhu berada di bawah 35 °C. Penerapan sistem First In First Out, pemadatan, pengendalian tinggi dan sudut slope, serta pemantauan temperatur menjadi pengendalian utama. Penanganan kenaikan temperatur dilakukan melalui pembongkaran, spreading, dan pemadatan kembali. Faktor manajemen menjadi determinan utama dalam mengendalikan temperatur timbunan dan meminimalkan risiko swabakar.

Referensi

Analiser. (2020). Manajemen Stockpile dalam Penanganan Batubara. Jurnal Teknologi Mineral, 5(1), 12–19.

Arta. (2019). Desain Stockpile dan Pengaruhnya terhadap Kualitas Batubara. Jurnal Geologi dan Tambang, 6(2), 121–130. Fathoni, M. Y. (2017). Pola Penimbunan Material pada Operasi Tambang Terbuka. Jurnal Rekayasa Tambang, 3(1), 23–30.

Gunara, M. (2017). Potensi Batubara sebagai Sumber Energi Alternatif untuk Pengembangan Industri Logam. Seminar Hasil Teknoka, 22–27.

Hardianti, S. (2018). Analisis Potensi Swabakar pada Batubara di Area Stockpile. Jurnal Teknologi Tambang, 9(2), 44–52. Hivienta. (2018). Fungsi dan Pengelolaan Stockpile pada Industri Batubara. Jurnal Energi dan Pertambangan, 5(1), 37–45.

Jepriansyah, H. P. (2023). Upaya Teknis Pencegahan dan Penanggulangan Swabakar (Spontaneous Combustion) pada Stockpile di PT. Manambang Muara Enim Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi XVIII Tahun 2023, 210–223.

Muchjhibi, A. (2017). Analisis Pengaruh Kualitas Batubara terhadap Terjadinya Swabakar (Spontaneous Combustion) pada Stockpile. Jurnal Teknologi Pertambangan.

Nur, Z. O. (2020). Analisis Kualitas Batubara di PIT dan dengan Metode Analisis Proksimat di PT. Surya Anugrah Kecamatan Rantau Pandan Kabupaten Bungo Provinsi Jambi. Mine Magazine, 283.

Nurlela. (2015). Briket Batubara dengan Penyulut Enceng Gondok dengan Perekat Tapioka. Jurnal Media Teknik, 14. Rusyada, R. (2022). Kajian Proses Oksidasi Batubara sebagai Penyebab Swabakar. Jurnal Sains Mineral, 8(2), 99–106.

Sarmidi, A. Z. (2024). Analisis Timbunan Sementara untuk Pencegahan Pembakaran Spontan Batubara di PIT 2 Banko Barat, PT. Bukit Asam Tbk, Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains, 1(3), 119–121.

Wahidah, N. P. (2022). Pengaruh Kualitas Batubara terhadap Potensi Terjadinya Swabakar. Jurnal Pertambangan Indonesia, 15–24.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-15