PENGARUH KOMUNIKASI DAN SUPERVISI KESELAMATAN TERHADAP PERILAKU AMAN OPERATOR DUMP TRUCK PT PAMAPERSADA NUSANTARA

Penulis

  • Gita Kaila Universitas Prabumulih1 Penulis
  • Suhardiman Gumanti Universitas Prabumulih Penulis
  • Aris Susilo Universitas Prabumulih Penulis

Kata Kunci:

komunikasi keselamatan kerja; supervisi keselamatan kerja; OBSMS; perilaku aman; dump truck

Abstrak

Keselamatan kerja pada aktivitas operasional dump truck di industri pertambangan memerlukan komunikasi keselamatan kerja dan supervisi keselamatan kerja yang efektif untuk mendukung penerapan perilaku aman operator. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan komunikasi keselamatan kerja melalui Pertemuan 5 Menit (P5M) dan supervisi keselamatan kerja berbasis On Board Safety Monitoring System (OBSMS), serta menganalisis pengaruhnya terhadap perilaku aman operator dump truck di PT Pamapersada Nusantara Distrik MTBU Tanjung Enim. Penelitian menggunakan mixed methods dengan pendekatan kualitatif yang didukung data kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, data OBSMS, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan triangulasi data dan indeks persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa P5M dilaksanakan secara rutin pada awal dan akhir shift kerja sebagai media penyampaian informasi keselamatan, potensi bahaya, kondisi operasional, dan prosedur kerja aman, termasuk arahan penghentian sementara aktivitas saat hujan disertai petir. Supervisi berbasis OBSMS dilakukan melalui pemantauan perilaku operator secara real-time dan tindak lanjut terhadap event yang telah diverifikasi dispatcher. Kendala utama berupa false alarm sehingga diperlukan validasi sebelum tindak lanjut. Indeks komunikasi keselamatan kerja sebesar 89,67%, supervisi keselamatan kerja sebesar 92,50%, dan perilaku aman operator sebesar 90,17%; seluruhnya termasuk kategori sangat tinggi. Triangulasi menunjukkan bahwa komunikasi keselamatan dan supervisi berbasis OBSMS saling melengkapi dalam mendukung perilaku aman operator. (Naji et al., 2022; Zara et al., 2023).

Referensi

Cooper, D. (2020). Behavior-based safety interventions: A review of process design factors. Professional Safety, 65(2), 108–116.

Hakim, A., Hariyono, W., & Solikhah. (2023). Analysis of safety talks or safety communication in industry: A literature review. Jurnal EduHealth, 14(2), 1500–1508.

Hidayat, M., & Saputra, A. (2021). Peran supervisi keselamatan kerja dalam meningkatkan kepatuhan pekerja terhadap prosedur keselamatan kerja. Jurnal Teknik dan K3, 6(2), 70–77.

Kim, D., Park, H., Kim, T., Kim, W., & Paik, J. (2023). Real-time driver monitoring system with facial landmark-based eye closure detection and head pose recognition. Scientific Reports, 13, 18264. https://doi.org/10.1038/s41598-023-44955-1

Naji, G. M. A., Isha, A. S. N., Alazzani, A., Saleem, M. S., & Alzoraiki, M. (2022). Assessing the mediating role of safety communication between safety culture and employees safety performance. Frontiers in Public Health, 10, 840281. https://doi.org/10.3389/fpubh.2022.840281

Putri, A., & Nugraha, F. (2021). Efektivitas safety talk dalam meningkatkan perilaku aman pekerja di lingkungan industri. Jurnal Ilmiah Kesehatan Kerja, 5(2), 68–75.

Sari, N., & Widajati, N. (2021). Hubungan kepatuhan prosedur kerja aman dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja industri. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 10(1), 84–91. https://doi.org/10.20473/ijosh.v10i1.2021.84-91

Talebi, E., Rogers, W. P., & Drews, F. A. (2022). Environmental and work factors that drive fatigue of individual haul truck drivers. Mining, 2(3), 542–565. https://doi.org/10.3390/mining2030029

Zara, J., Nordin, S. M., & Isha, A. S. N. (2023). Influence of communication determinants on safety commitment in a high-risk workplace: A systematic literature review of four communication dimensions. Frontiers in Public Health, 11, 1225995. https://doi.org/10.3389/fpubh.2023.1225995

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-15