FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN CAPAIAN IMUNISASI LANJUTAN BADUTA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOOTILANGO KABUPATEN GORONTALO
Keywords:
Maternal Knowledge Family Support Follow-up Immunization Outcomes in ToddlersAbstract
Imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan paling cost-effective karena mampu mencegah dan menurunkan angka kesakitan, kecacatan, serta kematian akibat Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I), yang diperkirakan menyebabkan 2–3 juta kematian setiap tahun. Meskipun program imunisasi telah digalakkan secara nasional, capaian imunisasi lanjutan pada baduta masih belum merata di beberapa daerah, termasuk di Wilayah Kerja Puskesmas Mootilango. Rendahnya cakupan ini sering kali dipengaruhi oleh faktor pengetahuan ibu dan dukungan keluarga yang berperan penting dalam pengambilan keputusan terkait kesehatan anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan capaian imunisasi lanjutan pada baduta di wilayah tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengetahuan ibu mengenai pentingnya imunisasi lanjutan masih tergolong kurang; (2) dukungan keluarga berada pada kategori cukup dalam mendorong pemberian imunisasi lanjutan; (3) terdapat hubungan antara pengetahuan ibu dengan capaian imunisasi lanjutan baduta; dan (4) terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan capaian imunisasi lanjutan baduta. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi profesi keperawatan dalam merancang intervensi pelayanan kesehatan terkait faktor-faktor yang memengaruhi capaian imunisasi lanjutan. Selain itu, penelitian ini diharapkan memberikan informasi yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya imunisasi lanjutan untuk mendukung kesehatan anak.
References
Andriani, Dwi Aprilina, and Endang Suartini. 2021. “Pendampingan Orang Tua Dalam Pelaksanaan Imunisasi Dan Pencegahan Penyakit Infeksi Pada Anak Di Masa Pandemi COVID-19.” 4:573–79.
Anita, S., Rindani, CT., dan Monica, AM. 2020. Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Fakhrana, H., & Ganis, I. (2022). Gambaran Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Anak Di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Kesehatan, 11-232-237.
Giany, Devy. (2020). Correlation of Family Support with Basic Immunization Completenses. Vol. 2 no.1
Hasibuan, T. P. (2021). Hubungan pengetahuan, sikap, dan pekerjaan ibu dengan status imunisasi dasar bayi
di Desa Sibulele Muara Kecamatan Batang Angkola. Jurnal Kebidanan Kestra, 2(2), 116–125.
Hermayanti, & Yulidasari, F. (2022). Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Ibu Dan Dukungan Keluarga
Dengan Kelengkapan Pemberian Imunisasi Dasar Pada Baduta. Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat
Indonesia, 3(2), 59–64. .
Husnida, N., & Iswanti, T. (2020). Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Di Wilayah Kerjan Puskesmas Rangkasbitung Desa Cijoro Lebak Tahun 2019. Jurnal Media Info Kesehatan, 6, 265–272.
IDAI, I. I. (2017). Pedoman Imunisasi Di Indonesia. Jakarta: Edisi 6.].
Kartika, A. P. D., Adi, S., Ratih, S. P., & Gayatri, R. W. (2023). Pengaruh Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Ibu dalam Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap pada Bayi di Indonesia: Literature Review. Sport Science and Health, 5(4), 353–363.
Kemenkes. (2020). Pelayanan Imunisasi Pada Masa Pandemi Covid-19. Kemenkes RI, Jakarta.
Mardianti, & Yuli, F. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Imunisasi Dasar Pada Bayi Di
Desa Rengasdengklok Selatan Kabupaten Karawang. Jurnal Kebidanan Indonesia, 11(1), 17 –29.
Muzaham, F. (2017). Memperkenalkan Sosiologi Kesehatan. Jakarta: UI Press. Notoatmodjo, S. (2018). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Potter, & Perry. (2017). Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep, Proses dan Praktik . Elsevier Australia: Volume I.
Setiadi, A. W., & Handayani, L. T. (2020). Faktor Yang Mempengaruhi Kelengkapan Program Imunisasi Dasar Di Desa Jatisari Kecamatan Wringin Kabupaten Bondowoso. Jurnal Media Kesehat. Politek, 1–18.
Simanjuntak, S., Kartika, L., & Aiba, S. (2019). Gambaran Pengetahuan Perawat Tentang Perawatan Luka Modern Dressing Di Satu Rumah Sakit Swasta Di Indonesia Barat. Jurnal Keperawatan Raflesia, 1(2), 77– 86.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R& D. Bandung : Alphabet. ucsesa, M., & Hargono, A. (2021). Quality And Accuracy of Recording in Necessary Immunization Report Through Data Quality Assessment in Blitar. Jurnal Berk Epidemiol, 6, 77.
Widaningsih, I. (2022). Dukungan Petugas Kesehatan dan Dukungan Keluarga dengan Pengetahun tentang
Imunisasi Dasar di Desa Bantar Jaya Pebayuran. Indonesian Journal for Health Sciences, 6(2), pp. 9–14.
Widya, A., & Alwin, W. (2022). Analisis Faktor Determinan Yang Mempengaruhi Cakupan Imunisasi Lanjutan Bayi Dibawah Usia Dua Tahun (BADUTA) Di Wilayah Puskesmas Kedopok Kota Probolinggo. Jurnal Keperawatan Sriwijaya, Volume 9 Nomor 2 26849712.
Yusiska, & Rezka, N. (2023). Faktor Faktor Yang1Berhubungan Dengan Pemberian Imunisasi Lanjutan Pada Anak Bawah Dua Tahun (BADUTA). Jurnal Penelitian Perawat Profesional, Volume 5 Nomor 4, 2714-9757.




